Kecepatan Internet Indonesia di Antara Peringkat 3 dan 94

Kecepatan rata-rata akses Internet Indonesia memang belum bisa menyamai negara maju, karena pada kuartal pertama 2016 ini masih berada di peringkat 94 dalam kawasan Asia Pasifik. Tapi untuk urusan rata-rata kecepatan puncak Internet, Indonesia terus mengalami pertumbuhan berkat pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan kini berada di peringkat 3.

Data ini merupakan hasil laporan State of the Internet Report Q1 2016 yang dirilis akhir Juni lalu oleh perusahaan penyedia komputasi awan dan pengiriman konten Akamai Technologies asal Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Akamai mengatakan Indonesia berada pada urutan 94 untuk rata-rata kecepatan akses Internet (average connection speed) di Asia Pasifik dengan catatan 4,5 Mbps. Angka ini tumbuh 110 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 dan tumbuh 16 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Negara dengan rata-rata Internet tercepat pada saat ini adalah Korea Selatan dengan angka 29 Mbps, disusul oleh Norwegia, Swedia, Hong Kong, Swiss, Latvia, Jepang, Belanda, Republik Ceko, dan Finlandia.

Untuk rata-rata kecepatan puncak (average peak connection speed), Indonesia boleh tersenyum karena berada di urutan ketiga pada kuartal ini dengan angka 110,2 Mbps. Angka ini mengalami pertumbuhan 535 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 dan 38 persen dibandingkan kuartal empat 2015.

Menurut Akamai, rata-rata kecepatan puncak yang meningkat bisa terjadi berkat aksi sejumlah penyedia jasa Internet di dalam negeri yang meningkatkan konektivitas broadband untuk menawarkan akses yang lebih cepat kepada pelanggan.

Rata-rata kecepatan puncak Internet Indonesia ini hanya terpaut tipis dari Hong Kong yang berada di peringkat kedua pada kuartal ini dengan akses 110,3 Mbps. Singapura masih berada di peringkat pertama untuk kategori ini dengan 146,9 Mbps.

Indonesia, menurut Akamai, tercatat mengalami adopsi Internet 4 Mbps terbesar di kawasan Asia Pasifik, yang adopsinya pada kuartal pertama 2016 ini mencapai 674 persen dibandingkan periode yang sama 2015.

Untuk adopsi Internet 10 Mbps kuartal ini, Indonesia terbesar kedua di Asia Pasifik yaitu 738 persen dibandingkan kuartal pertama 2015.

Sementara itu, Akamai juga menilai rata-rata koneksi Internet mobile di Indonesia berada di angka rata-rata 4,9 Mbps dan rata-rata kecepatan puncak sebesar 35,2 Mbps. sumber